Tampilkan postingan dengan label ruqyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ruqyah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Mei 2017

Jin khodam

*_Bismillah..._*

*Apa itu Jin Khodam?*

*_Pertanyaan:_*

Saya Ingin bertanya, bagaimana pendapat ustadz/ tentang Khodam ? Apa ada Hukum’y di al-qur’an?

Terimakasih..

*_Jawaban:_*

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Istilah khodam berasal dari kata Khodim [arab: خادم] yang artinya pembantu. *Jin khodam berarti jin pembantu. Orang jawa bilang, prewangan.* Disebut khodam, karena jin ini berinteraksi dengan rekan dekatnya di kalangan manusia, dan sedia untuk membantunya. Sehingga terkadang dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh umumnya manusia. Tentu saja, dengan bantuan jin prewangan yang menjadi rekannya.

👹 *Tipikal Pendusta*

Realita tentang jin yang patut kita waspadai adalah *mereka bisa melihat kita, namun kita tidak bisa melihat mereka.* Allah berfirman,

إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ

*“Sesungguhnya iblis dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka…”*(QS. Al-A’raf: 27)

Dipihak lain, jin memiliki tipikal pendusta. *Dia bisa mengaku ingin menjadi teman manusia, mengaku mau membantu manusia,namun sejatinya dia ingin menipunya.*

Ketika Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ditugasi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaga makanan zakat, malam harinya ada jin yang berubah ujud jadi orang remaja dan mencuri. Ketika ditangkap dan hendak dilaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berusaha memelas dan berjanji tidak akan kembali. Tapi dia dusta, dia tetap kembali, hingga terjadi selama 3 malam. Di malam ketiga, Abu Hurairah tidak memberi ampun dan akan dilaporkan kepada Rasulullah. Setelah diajari bacaan ayat kursi, Abu Hurairah melepaskannya. Pagi harinya, kejadian ini beliau sampaikan kepada Rasulullah, lalu beliau bersabda,

أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ

*Kali ini dia benar, meskipun aslinya dia pendusta.”* (HR. Bukhari 2311).

Al-Hafidz Ibnu Hajar ketika menjelaskan kalimat dalam hadis ini, beliau mengatakan

أن الشيطان من شأنه أن يكذب

*“Bahwa setan (dari golongan jin), memiliki hobi berdusta.”* (Fathul Bari, 4/489)

Bisa anda bayangkan, tipikal pendusta, bisa melihat manusia, tapi manusia tidak bisa melihat mereka. Kemudian ada manusia yang bekerja sama dengan mereka. Potensi jin ini untuk menipu manusia yang menjadi rekannya tentu saja sangat besar. *Karena itu, seharusnya makhluk seperti ini dihindari, dijauhi, diwaspadai.* Bukan malah didekati dan diajak kerja sama. Maka sungguh aneh ketika ada orang yang begitu berharap bisa bekerja sama dengan jin.

👺 *Semua Tidak Ada yang Gratis*

Bagi anda yang tinggal di dataran ‘ganas’ ibukota, mungkin istilah ini sangat akrab di telinga anda. Semua butuh duit, semua tidak ada yang gratis. Semua orang rebutan untuk hidup, bila perlu harus saling menipu, saling menguasai.

Jika ini yang terjadi antar-sesama manusia, sangat mungkin terjadi antara jin dan manusia ketika mereka saling melakukan kerja sama.

Kita kembali pada jin khodam.

Orang menyebut jin ini pembantu manusia. Benarkah anggapan ini? Siapa yang sejatinya dibantu, si jin ataukah manusia? Siapa yang sejatinya lebih berkuasa, si jin ataukah manusia?

Tidak ada yang gratis, apalagi ketika berhadapan dengan karakter penipu. Mustahil si jin ini mau membantu secara cuma-cuma. Pasti ada batu dibalik udang. *Jin ini mau membantu, karena manusia mau mengabdi kepada jin.* Sehingga siapa yang sejatinya diuntungkan? Jawabannya si jin. Dia yang lebih berkuasa, sementara manusia selalu bergantung kepada jin.

❤ *Tidak Ada Manusia yang Menguasai Jin, selain Nabi Sulaiman*

Allah kisahkan dalam Al-Quran, salah satu *doa Sulaiman,*

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Sulaiman berdoa: *“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku, Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi”.*(QS. Shad: 35)

Salah satu diantara kekuasaan Sulaiman, yang tidak mungkin dimiliki orang lain adalah *bisa mengendalikan dan menguasai jin. Sehingga semua jin menjadi tunduk dan patuh kepada Nabi Sulaiman.*

Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri *tidak mau melangkahi doa Sulaiman ini.* Suatu ketika, pada saat mengimami shalat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan gerakan yang berbeda di luar kebiasaannya. Pagi harinya, Beliau menceritakan,

إِنَّ عِفْرِيتًا مِنَ الجِنِّ تَفَلَّتَ عَلَيَّ البَارِحَةَ لِيَقْطَعَ عَلَيَّ الصَّلاَةَ، فَأَمْكَنَنِي اللَّهُ مِنْهُ، فَأَرَدْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي المَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا وَتَنْظُرُوا إِلَيْهِ كُلُّكُمْ، فَذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِي سُلَيْمَانَ: رَبِّ هَبْ لِي مُلْكًا لاَ يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي فَرَدَّهُ خَاسِئًا

*Sesungguhnya jin ifrit menampakkan diri kepadaku tadi malam, untuk mengganggu shalatku. Kemudian Allah memberikan kemampuan kepadakku untuk memegangnya. Aku ingin untuk mengikatnya di salah satu tiang masjid, sehingga pagi harinya kalian semua bisa melihatnya.* Namun saya teringat doa saudaraku Sulaiman: *“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku.”* Kemudian beliau melepaskan jin itu dalam keadaan terhina. (HR. Bukhari 461 & Muslim 541).

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mau mengikat jin itu di tiang masjid, karena itu beliau lakukan berarti beliau telah menguasai jin, yang itu menjadi keistimewaan Sulaiman. Karena teringat doa Sulaiman, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melepaskan jin itu, padahal jika beliau mau, beliau mampu.

👻 *Umumnya Terjadi Penyimpangan*

Karena itu, yang umum terjadi adalah penyimpangan bukan kerja sama dengan cara baik-baik. *Bentuk penyimpangannya, manusia melakukan pengabdian dan penghambaan kepada jin, kemudian jin membantunya untuk mewujudkan keinginan manusia.* Jadilah jin bertambah sombong dan manusia bertambah hina dan bergelimang dosa karena melakukan berbagai kesyirikan atas permintaan si jin. Inilah yang diakui oleh jin, sebagaimana yang Allah ceritakan di surat Al-Jin:

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقاً

*Bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.*

Dan ketika di hari kiamat, mereka dikumpulkan dan saling menyalahkan. Allah memasukkan mereka semua ke dalam neraka, karena melakukan kerja sama yang diawali dengan kesyirikan,

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Ingatlah hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): *“Hai golongan jin, Sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya sebahagian daripada Kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan Kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”*. Allah berfirman: *“Neraka Itulah tempat tinggal kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”*. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui. (QS. A-An’am: 128).

Semoga Allah melindungi kita dari tipuan para musuh Allah.

Oleh : *Ustadz Ammi Nur Baits*

Smoga bermanfaat dan membawa berkah.... Aamiin

Minggu, 02 April 2017

RMTK

*Ruqyah Mandiri Tanpa Kesurupan* (RMTK)
In syaa Allah

Persiapkan bbrp kantong plastik, tissue dan air minum. Utk melakukan praktek ini

Lakukan Tahapan berikut ini.
1. Dm kondisi sdh berwudhu, duduk santai nyaman lalu saksikanlah video surah An Nur : 35 yg dibacakan oleh Syeikh Salman Al Utaybi. Ulangi nonton 2 sd 3 kali. Boleh saja dibaca sendiri.

2. Istighfar tobati semua kesyirikan, kemaksiatan dr akil baligh hingga saat ini. Bertobatlah dengan sungguh2, timbulkan rasa penyesalan yg dalam dr semua dosa yg pernah dilakukan. Dosa yg diperbuat oleh tangan, kaki, mata, mulut, hati dan pikiran juga organ tubuh lainnya. Gambarkan secara jelas dlm pikiran kita semua dosa itu lalu istighfarlah bertobat. Maafkan semua org yg telah menyakiti diri kita.

3. Lakukan Ikrar Pemutus.
Bismillahirrohmanirrohim...
Wahai Allah yg Maha Menyaksikan, hamba secara sadar mewakili diri sendiri, kedua orang tua, nenek kakek moyang, keturunan dan seluruh keluarga besar mulai saat ini memutuskan semua perjanjian yg pernah dibuat oleh bangsa jin secara sadar maupun tdk sadar. Ya Allah jika ada jin dlm tubuh hamba maka tariklah keluar dr tubuh hamba dengan cara yg paling lembut, paling mudah tanpa menyakiti diri hamba. Baca syahadat dan takbir 3 kali.

4. Ambil air putih di gelas lalu bacakan ayat ruqyah 3 Qul ( al ikhlas, al falaq dan an naas) tiup lalu bacakan innalillahi wa inna ilaihi rojiuun 3 kali tiup ke air. Yakini air ini mjd obat dan yakini bahwa semuanya dtg dr Allah dan akan kembali kpd Allah.

5. Berdoa dengan khusyu posisi tangan berdoa. :
Ya Allah haramkanlah hati dan pikiran hamba dikuasai oleh jin. 3x
Ya Allah haramkanlah darah hamba dimasuki oleh jin. 3x
Ya Allah haramkanlah tangan kaki dan tubuh hamba dikuasai oleh jin. 3x
Ya Allah apabila ada jin dlm tubuh hamba maka lemahkanlah semua kekuatan mereka.
Ya Allah apabila ada jin dlm tubuh hamba tariklah mereka semua keluar dr tubuh hamba dgn cara yg paling lembut dan mudah.

lalu bacakan 3 Qul tiup ke telapak tangan, lalu usapkan ke wajah dan seluruh tubuh. Bila mual maka lakukan usapan dr bawah puser ke dada lalu ke leher dan muntahkan ke plastik sambil ucapkan. Bismillahi Allahu Akbar..

6. Jika ada tubuh yg tdk nyaman, atau sakit maka lakukan usap tarik buang ke plastik sambil mengucapkan Bismillahi.. Allahu Akbar..

7. Usap usap dada dan perut sambil berdoa ya Allah apabila ada penyakit fisik , psikis, gangguan jin, sihir dan benda ghoib yg ada di dlm tubuh hamba maka hamba mohon tariklah keluar semuanya dr tubuh hamba dengan cara yg paling lembut dan mudah tanpa menyakiti diri hamba. Lakukan usap tarik buang.

8. Jika tergambar wajah seseorang saat melakukan ruqyah mandiri maka ambillah air gelas td lalu celupkan jari telunjuk kanan dan berdoa " ya Allah apabila ada penyakit ain antara saya dengan .....(sebutkan nama wajah yg timbul dlm pikiran) maka hamba mohon putuskanlah penyakit ain ini ulangi 3x tiup lalu minum 7 tegukan. Boleh bbrp tegukan tdk wajib.

9. Usap usap seluruh tubuh sambil membaca Bismillah.. niatkan semua penyakit fisik, psikis, gangguan jin, sihir, benda2 ghoib semuanya melemah mengecil dan ketarik keluar dari tubuh dr segala arah.

Selamat mencoba kabari hasilnya. Kesembuhan datangnya hanya dr Allah maka marilah kita hijrah dr jahil ke sunnah. Perbaiki diri perbaiki ibadah sesuai sunnah, istiqomah dzikir pagi petang dan dekatilah org org sholeh. Semoga Allah menolong kita semua dr semua gangguan makhluk jahat, dr penyakit dan takdir buruk dan semoga kita semua dapat sembuh dr penyakit. Aamiin Ya Robb.

Selasa, 28 Maret 2017

Ruqyah Kanker

Bismillah...

Dear to all (para terapis ruqyah syar'iyyah dan para pencari kesembuhan)
#Tadabbur Al Qur'an

*PENGOBATAN KANKER*

*Ayat-ayat Al-Qur'an untuk Pengobatan Kanker*

Tak seorang pun di dunia ini yang tak pernah sakit. Baik itu sakit ringan maupun berat. Dalam hal ini, penyakit ringan adalah seperti demam, flu, batuk, sakit gigi,dan lain-lain.

Sedangkan penyakit berat adalah penyakit yang sulit penyembuhannya. Salah satunya penyakit kanker. Semua jenis penyakit pada dasarnya adalah ujian (cobaan) dari Allah, agar kita bertaubat dan kembali pada Allah. Allah Swt. telah berfirman:
إِنَّ هَٰذِهِ تَذْكِرَةٌ ۖ فَمَن شَاءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِ سَبِيلًا

"Sesungguhnya ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya." (Qs. Al-lnsan [76]: 29)

Al-Qur'an merupakan obat dan penyembuh bagi berbagai penyakit yang diderita manusia. Baik itu penyakit medis, kejiwaan, maupun penyakit akibat gangguan jin dan sihir.
Entah, mungkin sudah begitu banyak membaca kisah orang-orang yang yng sembuh dari penyakit yang berat dengan terapi AlQur'an,di internet, buku, atau media radio, tv dan sebagainya. Ada yang sembuh dengan mengikuti step step yang dianjurkan terapis atau ada juga yang dengan sendirinya menterapi dirinya sendiri secara istiqomah.

Sebagaimana diingatkan Allah dalam surah al-lsraa' ayat 82 berikut ini.
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
“Dan Kami turunkan dari aI-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. " (Qs. al-lsraa' [17]: 82)

Jika seseorang sedang menderita penyakit kanker mintalah pertolongan pada Allah untukmenyembuhkan penyakit tersebut, sekalipun kita sudah berobat secara medis, tetaplah minta pertolongan pada Allah dengan mengerjakan salat malam (Tahajud). Dalam salat malam (Tahajud) bacalah ayat-ayat penyembuh (asyyifa). insya Allah penyakit kanker yang diderita akan segera sirna.

Ketahuilah bahwa Allah yang menjadikan penyakit dan Dia pula yang menyembuhkannya. Allah Swt. telah berfirman dalam al-Qur'an:
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku... (Qs. asy-Syu'ara [26]: 80)

Beberapa ayat asy-syifa (penyembUh) yang ada di dalam al-Qur'an bisa membantu, kita untuk memohon pertolongan kepada Allah, dalam proses penyembuhan penyakit kanker.  Bacalah ayat-ayat tersebut di dalam Salat dengan memahami maknanya. Harapkan kesembuhan dan pertolongan Allah dalam menghadapi berbagai  penyakit kanker yang sedang diderita.

Ingat! Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, betapapun beratnya penyakit kanker yang diderita. mudah bagi Allah untuk menyembuhkannya. Berikut ini beberapa surah asy-syifa yang sangat dianjurkan untuk dijadikan bacaan salat malam (Tahajud) maupun zikir harian sebagai terapi pengobatan penyakit kanker.

Pertama, surat an-Nahl ayat 49-50:
وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مِن دَابَّةٍ وَالْمَلَائِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ [١٦:٤٩]
يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ [١٦:٥٠]

Artinya: "Dan;kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. Mereka takut, kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang ‘ diperintahkan (kepada mereka)". (Qs. an-Nahl [16]: 49-50)

Kedua, surah aI-A'raaf ayat 206. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut.
إِنَّ الَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيُسَبِّحُونَهُ وَلَهُ يَسْجُدُونَ
Artinya: "Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nya-lah mereka bersujud. "(Qs. al-A'raaf [7]: 206)

Ketiga, surah al-lsra' ayat 44. Ayat ini Juga termasuk ke dalam ayat al-Qur'an yang bisa menjadi media untuk pengobatan penyakit kanker.
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ ۗ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا

Artinya: “Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun, melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (Qs. al-lsraa' [17]: 44)

Fadhil ZA menjelaskan bahwa untUk proses penyembuhan sebuah penyakit,.dalam hal ini tentunya penyakit kanker, maka bacalah surah an-nahl, al-A'raaf, dan al-lsraa' di atas dengan sungguh-sungguh dan penuh pemahaman. Proses terapi penyembuhan ini dilakukan melalui media salat malam. Di mana dalam aktivitas salat malam ini surah-surah di atas dibaca. Selain itu, surah tersebut digunakan sebagai bacaan zikir harian.

*Tafsir Surah-surah dalam Penyembuhan Kanker*

Kaitannya dengan proses pengobatan sakit kanker, setidaknya ada tiga surah yang menjadi sarana media pengobatan. Ketiga surah tersebut antara lain an-Nahl ayat 49-50, aI-A'raaf ayat 206. dan al-lsraa' ayat 44.

Pada surah an-Nahl ayat 49-50 ini menjelaskan bagaimana seluruh makhluk melata dan malaikat di muka bumi ini sujud dan patuh kepada Allah Swt. Mereka bertawakal dengan tawakal yang bersujud padanya. Sedangkan di dalam surah Ai-israa' ayat 44, Allah Swt. menegaskan lagi bahwa segala sesuatu yang ada di iangit dan bumi seperti bintang, matahari, planet, gaiaksi, asteroid, gunung, pohon-pohon, iautan, sungai, burung yang terbang di angkasa, ikan yang berenang di iaut, dan semua makhiuk yang melata di bumi, berbagai virus, bakteri dan kuman penyakit semuanya bertasbih mensucikan nama Allah setiap saat. Hanya saja kita tidak mengerti tasbih mereka.

Ini peringatan bagi kita agar kita meniru dan mencontoh ketekunan para Malaikat dan segala sesuatu yang ada dilangit dan bumi itu dalam beribadah pada Allah. Hadapkan hati dan pikiran hanya pada Allah, perbanyak bertasbih di dalam ' hati di mana pun kita berada

Jika kita sedang didera penyakit kanker, yakinilah bahwa setiap sel penyakit di tubuh kita tunduk dan patuh pada Allah, mereka juga bertasbih pada Allah. Dengan membaca ayat ini berulang kali harapkanlah pada Allah agar Dia  menyembuhkan berbagai penyakit di tubuh kita,  agar Allah memerintahkan berbagai penyakit itu meninggalkan tubuh kita dengan izin dan kehendak Allah tentunya, Curahkan semua harapan kita pada Allah yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki semua kerusakan yang terjadi pada sel tubuh kita.

*Inti Sari Surah-surah untuk Penyembuhan Kanker*

Untuk ayat-ayat yang digunakan sebagai media pengobatan kanker ini secara tekstual tidak ditemukan kalimat yang mengandung makna sebagai permohonan kesembuhan untuk suatu penyakit kanker. Namun ketiga surah ini, yakni an-Nahl ayat 49-50, al-A'raai ayat 206, dan al-lsraa' ayat 44 secara garis besar ketiganya sama-sama memiliki pembahasan yang saling berkaitan, khususnya tentang ketundukan semua makhluk kepada Allah Swt.
Sebagai ayat asy-syifa, surah an-Nahl ayat 49-50, al-A'raaf ayat 206, dan al-lsraa' ayat 44, ketiganya bisa digunakan untuk penyembuhan penyakit kanker.

Berdasarkan keterangan dari Fadhil ZA dalam tulisannya Ayat Penyembuh Berbagai Penyakit Dalam Ai-Qur'an, ia menganjurkan untuk membaca ketiga surah tersebut disertai memahami maknanya. Utamanya dibaca sebagai bacaan saat salat atau Sebagai zikir harian di luar Salat. Menurut Fadhil ZA ada beberapa pesan yang terkandung dalam ketiga surah tersebut.

Dari ketiga surah di atas, Fadhil ZA menjelaskan bahwa segala sesuatu yang ada di langit dan bumi seperti bintang, planet, galaxy, asteroid, pohon-pohon, gunung, awan, binatang yang melata di bumi, yang terbang di angkasa dan berenang di laut, berbagai virus, bakteri. serta kuman, para malaikat, semuanya sujud pada Allah. Dalam hai ini, pahami dan yakini apa yang disampaikan ayat tersebut. Jika seseorang terSebut sedang sakit, segaia macam virus dan bakteri serta sel-sel liar yang menyebabkan penyakit ditubuh, semua tunduk pada Allah. Mereka (virus, bakteri, jin, sel, dan lainlain) siap menjalankan apa yang diperintahkan Allah pada mereka.

Jika kita memintanya dengan sungguh-sungguh agar mereka meninggalkan tubuh kita, kemudian Allah Swt. 'mengabulkannya niscaya kita akan sembuh dari berbagai penyakit itu.

✍ Abu AzkA
📚 dari berbagai sumber
📮 Baca, amalkan, share.

Senin, 27 Maret 2017

Dampak ain atau nafs

*DAMPAK 'AIN/NAFS ADALAH NYATA*
_Banyak, cepat dan tepatnya bekerja_

Kalau kita menyimak berbagai penjelasan dan contoh bagaimana dampak dari 'Ain/Nafs bisa berakibat mencelakakan hgg kematian dan bagaimana "teknik" terapi akibat dampak dari 'Ain/Nafs tsb, kita bisa sedikit memahaminya.

_Cepat dan tepatnya 'Ain/Nafs bekerja_

حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ حُمَيْدِ بْنِ قَيْسٍ الْمَكِّيِّ أَنَّهُ قَالَ
دُخِلَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِابْنَيْ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَقَالَ لِحَاضِنَتِهِمَا مَا لِي أَرَاهُمَا ضَارِعَيْنِ فَقَالَتْ حَاضِنَتُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ تَسْرَعُ إِلَيْهِمَا الْعَيْنُ وَلَمْ يَمْنَعْنَا أَنْ نَسْتَرْقِيَ لَهُمَا إِلَّا أَنَّا لَا نَدْرِي مَا يُوَافِقُكَ مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَرْقُوا لَهُمَا فَإِنَّهُ لَوْ سَبَقَ شَيْءٌ الْقَدَرَ لَسَبَقَتْهُ الْعَيْنُ

_Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Humaid bin Qais Al Makki berkata; "Suatu ketika dua anak Ja'far bin Abu Thalib dibawa ke hadapan Rasulullah ﷺ. Beliau bertanya kepada perawatnya: "Kenapa aku melihat keduanya sangat kurus?" penjaganya menjawab, "Wahai RasuluLLaah, penyakit 'ain telah menyerang mereka berdua dengan cepat. Tidak ada yang menghalangi kami untuk meminta mereka diruqyah, hanya saja kami tidak mengetahui apakah anda menyetujuinya.' RasuluLLaah ﷺ lalu bersabda: 'Ruqyahlah mereka, karena sesungguhnya jika ada yang dapat mendahului takdir, niscaya penyakit 'ain-lah yang akan mendahuluinya._
(HR. Malik: 1473)

عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَيْنُ حَقٌّ وَلَوْ كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ الْقَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ وَإِذَا اسْتُغْسِلْتُمْ فَاغْسِلُوا

_Dari Ibnu 'Abbas dari Nabi ﷺ bersabda: "Penyakit yang timbul dari pengaruh 'Ain memang ada. Seandainya ada yang dapat mendahului qadar, tentulah itu pengaruh pandangan mata. Karena itu apabila kamu disuruh mandi, maka mandilah!_
(HR. Muslim: 4058)

Bahkan Ain/Nafs termasuk kategori kasus terbanyak _Penyebab Kematian​_

عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ ﷺ قَالَ أَكْثَرُ مَنْ يَمُوْتُ مِنْ أُمَّتِيْ بَعْدَ قَضَاءِ اللّٰهِ وَقَدَرِهِ بِالْأَنْفُسِ يَعْنِيْ بِالْعَيْنِ

_​Dari sahabat Jabir radliyaLLaaahu ‘anhu ia berkata : Telah bersabda Rasulullah ﷺ : ​Kebanyakan yang meninggal dari umatku setelah qadha dan qadar ALLaah adalah karena An-Nafs yaitu Al-‘Ain​​_
(HR. Bukhari dlm At-Taarikh Al-Kabiir 4/360, Shahiihul-Jaami’ no. 1206).

Kisah dampak 'Ain "tdk sengaja" diniatkan dari seorang sahabat Nabi ('Amir bi Rabi'ah veteran Badr) kepada sahabat lainnya (Sahl bin Hunaif) yang nyaris "membunuh" Sahl. Adalah salah satu bukti cepat dan tepatnya 'Ain bekerja. (Hadits Malik, Ahmad, Nasai).

Pernyataan Nabi ﷺ adalah wahyu. Akurasi kebenarannya tdk perlu diragukan.
Analisa sebab yg sdh pasti ini tentu sangat berguna utk langkah ​Preventive - Promotive - Curative​ - Rehabilitative (Pencegahan, Penguatan, Terapi Pengobatan dan Pemulihan).

Hampir semua gejolak jiwa bisa menjadi bahan bakar 'ain. Baik gejolak "positif maupun negatif".

​Gejolak Positif​ spt: Kagum, empati, angan², gembira (yg tdk disertai *tabrik* ungkapan/doa keberkahan)
​Gejolak negatif​ spt: Hasad, prasangka, marah, sedih, malu/minder, takut, angan²

Yg keduanya (positif/negatif) itu bisa berpotensi mencelakakan bahkan kpd dirinya sendiri.

Jika gejolak jiwa yg kadang lisan juga mengucap atau kadang hanya membatin itu tersalurkannya melalui pandangan mata maka itu disebut sebagai 'Ain. Jika tdk melalui media mata maka disebut ​Nafs​ (saja).

_"Diantara"_ terapi efektifnya adalah dg menyentuhkan "bekas" dari pihak yg terkait dg gangguan 'ain-nya tsb kpd dirinya. Yang terbaik adalah bekas kebaikannya. Jika tdk ada maka _*bekas apapun*_ yang berasal dari bagian pihak yg terkait dg gangguan 'ain-nya tsb disentuhkan kepada pihak yg terkena gangguan.

*Nabi Ya'qub dan Nabi Yusuf 'alaihimas salaam*

_Gejolak jiwa (sedih) yang dialami oleh Nabi Ya'qub 'alaihis salaam thd puteranya (Nabi Yusuf alaihis salaam), karena dipendam di dlm jiwanya maka berakibat kpd dirinya. Dan sang putera memahami apa yang terjadi terhadap ayahandanya (didapat dari cerita dari sang adik "Bunyamin"). Lalu menitipkan kepada kakak2nya pakaian yang pastinya ada "bekas" dirinya untuk diberikan kpd ayahandanya. Dan sang ayah kemudian mengenali di situ ada "aroma" sang putera._
_Diusapkanlah ke wajah (area lokasi gangguan), kemudian ALLaah swt menakdirkan SEMBUH dg sunnahNya sebagai kaidah terapi 'Ain/Nafs._

WaLLaahu a'lam.
*___ Riyadh Rosyadi*

Jumat, 24 Maret 2017

Niat Ruqyah Adalah Hidayah dan Sembuh

NIAT DIDALAM MERUQYAH DIRI SENDIRI

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﺷﺮﻑ ﺍﻻﻧﺒﻴﺎﺀ ﻭﺍﻟﻤﺮﺳﻠﻴﻦ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﺃﺟﻤﻌﻴﻦ.ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ:

Sumber:9
Website resmi: Syeikh Dr.Abdalloh Al-Sadhan

Diantara sebab kenapa seorang yang ada ganggua itu semakin kuat gangguannya setelah diruqyah atau setelah ia meruqyah dirinya sendiri adalah kesalahan niatnya ketika meruqyah.Seharusnya niat awalnya, terlebih bagi yang meruqyah dirinya sendiri adalah niat hidayah dan sembuh.Niatkan agar Allah memberikan jinnya hidayah untuk keluar dan niatkan kesembuhan untuk pasien.Bila dua hal ini dijadikan niatnya,maka ini tidak akan membuat jin yang mengganggu berontak yang pada akhirnya akan menyebabkan pasien itu,setelah diruqyah,semakin merasakan gangguannya bertambah.Metode ini sudah dijelaskan oleh Syeikh Dr.Abdalloh Al-Sadhan sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan kepada beliau sbb:
هل يمكن ارقي نفسي دون الذهاب الى قارئ؟
"SOAL: Apakah saya boleh meruqyah diri saya sendiri tanpa harus pergi ke peruqyah?
ممكن للمريض ان يرقي نفسه لكن بشرط ان يرقي بنية الهداية والشفاء ولا يستعجل
ولكن لا ننصح بذلك لمظنة ان المريض هو الذي يعاني المرض فيشد في القراءة لاستعجال العافية فتتحول الى رقية حرق فتنتكس حالته للأسوأ وعلى اقل تقدير ان لا تتحسن الحالة وتبقى كما كانت سابقا.
JAWAB:Orang yang sakit bisa saja meruqyah dirinya sendiri,tetapi dengan syarat ia harus meruqyah dengan niat hidayah dan sembuh dan tidak tergesa-gesa.Kami tidak menganjurkan ketergesaan karena pasien sendirilah yang mengalami sakit.Jadi mempertegang didalam bacaan untuk mempercepat kesembuhan menjadi bacaan dengan niat membakar akan membuat kambuhnya keadaan pasien lebih buruk dan dapat dikatakan keadaannya akan tetap sebagaimana awalnya".

Saya katakan keadaan ini sering saya temukan dilapangan dan memang seperti itulah dampaknya bila kita tergesa-gesa dan langsung membaca dengan niat menyiksa,membakar,atau membunuh.Niat ini begitu sadis dan tidak menggambarkan akhlak seorang yang beriman.Niat ini akan lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya,khususnya bagi pasien itu sendiri akibat dari berontaknya jin didalam tubuhnya karena niat yang keliru.Demikian semoga bermanfaat.Aamiin

وصلى الله على محمد وآله وصحبه وسلم.والحمد لله رب العالمين.والله تعالى اعلى و اعلم.

Minggu, 19 Maret 2017

Itulah Tenaga Dalam yg Sebenenya

TENAGA DALAM!   DIMANA UNSUR JINNYA?

Bismillah walhamdulillah, washolaatu wasalaamu 'alaa Rosulillah

Dari semenjak SD sampai sekarang saya hobi dengan belajar beladiri, dulu sangat suka nonton film yang berlatar beladiri seperti Jaka sembung,wiro sableng dll lalu mulai belajar beladiri, berujung mempelajari pelengkap Beladiri yaitu Ilmu Tenaga Dalam, saya pelajari dari berbagai aliran tenaga dalam, mulai dari latihan teknik pernafasan, teknik wirid, asmaul husna, asmak kurung, jawa kewalian, ilmu hikmah, kejawen, ilmu metafisika modern, psikotronika dlll, mengkoleksi banyak buku tenaga dalam, ilmu-ilmu goib,dan semua yang berhubungan dengan metafisika.

Sempat punya perguruan tenaga dalam tahun 1997 an pertama Bada'tubi Inti Taqwa , kemudian berganti Bda'tubi Inti Prana, seelah berguru di jawa tengah dalam sebuah meditasi bertemu sosok yang mengaku bernama Ki Cakraningkrat dari cirebon saya diberi sebuah tongkat yang bermakna alif, yang artinya jalan lurus. semenjak itu perguruan saya beri nama Cakra Nur Alief, karena gak punya sistem manajemen marketing yang bagus anggota tenaga Dalam saya hanya terbatas bagi rekan-rekan yang kenal dan dari mulut ke mulut, jumlah murid ga terlalu banyak gak sampai ratusan orang.

Dari sinilah saya terus mengembangkan kemampuan Tenaga Dalam saya, saya perdalam lagi, belajar lagi, sampai mengikuti pula latihan kultivasi Falun gong di senayan, berbagai meditasi saya ikuti, sampai-sampai selalu ada dalam fikiran saya bahwa semua agama itu sama yang penting kita berbuat kebaikan dan akhlak yang mulia. sampai pada tingkat keyakinan wihdatulwujud, manunggaling kawulo gusti (menyatunya hamba dan dzat sang Pencipta)

Waktu terus berjalan sekitar tahun 2002 ,karena hobi membaca saya beli sebuah majalah bertemakan metafisika " Majalah Ghoib, Mengimani yang Ghoib sesuai Syari'at" sebelumnya saya hobi membaca,mengkoleksi majalah/tabloid metafisika seperti Majalah misteri, liberti, posmo, mistik dll

Nah...melalui majalah ini Hidayah datang, saya jadi memahami bahwa yang selama ini saya pelajari ternyata ditimbang dari sisi Syari'at telah menyimpang dan sesat, sebelum kenal majalah Ghoib saya orang yang paling menentang banget yang namanya pemahaman sunnah yang murni, saya menganggap mereka orang-orang syariat yang tidak mengenal torikat ilallah, hakikat apalagi Ma'rifat, mengenal agama hanya kulitnya saja, saya menganggap pemahaman agama saya sudah sampai derajat ma'rifat,

Kembali ke majalah Ghoib, semenjak membaca artikel-artikel di Majalah Ghoib wawasan saya mengenai hal yang ghoib sesuai syari'at mulai mengalami pencerahan, akhirnya saya menemukan Toko Kaset Muslim Fatahillah, saya beli kaset ruqyah Ustadz Fadhlan Adham Hasyim Lc, saya setel, ....Yang terjadi masya Allah....di luar dugaan saya, ...kepala saya pening, tubuh, tangan bergerak-gerak dengan sendirinya (bukan bergerak karena permainan silat stroom), mual- enegh semua jadi satu, saya tidak berani mendengarkannya lagi, saya mulai bertanya-tanya dalam hati berarti ilmu-ilmu yang saya pelajari berasal dari Jin, akhirnya saya tinggalkan semua ilmu-ilmu tersebut, kecuali tenaga Dalam Pernafasan dan Getaran karena saya masih meyakini pernafasan murni tak ada unsur jinnya,

Pemahaman tentang Ruqyah terus meningkat, sering ikuti acara ruqyah belajar ruqyah dan mempraktekan ruqyah untuk diri sendiri.
Sampai suatu saat saya mencoba bermeditasi untuk terakhir kalinya sebelum memutuskan membuang semua Ilmu-ilmu yang saya pelajari, Dalam alam meditasi inilah saya mendapatkan dialog secara ghoib dengan suatu sumber (saya tidak meyakini ini malaikat, tapi saya meyakini ini mungkin salah satu jin yang telah ber-Islam dengan benar wallahu'alam ), Berawal saya mengadu argumen, saya katakan okelah kalau tenaga dalam yang berasal dari mantera, ritual dll adalah sesat dan salah, Pertanyaan saya adalah "Bukakankah setiap manusia secara alami memiliki dan memancarkan gelombang elektromagnetik tubuh,  mengapa ini dianggap sesat dan salah menurut Islam, bukankah jika kita memanfaatkan energi ini berarti memanfaatkan apa yang sudah diberikan Allah. tiba-tiba suara itu mengatakan : " Ya...manusia memang memiliki pancaran energi elektromagnetik tubuh secara alami, tetapi ketahuilah biarkanlah energi itu mengalir apa adanya, tanpa direkayasa, jika energi magnetik tubuh ini direkayasa, di olah di himpun dan divisualisasikan, inilah yang akan menjadi kekuatan sihir, dan kami akan masuk ke dalamnya, ingatlah jika kamu memakan buah anggur dalam bentuk aslinya, tanpa direkayasa, tanpa divermentasi maka buah anggur itu halal bagimu,namun jika sudah direkayasa dan divermentasi buah anggur ii akan menjadi khamar yang memabukkan dan hukumnya haram,begitu pula dengan energi tubuh yang direkayasa, di latih, dihimpun, divisualisasikan akan menjadi kekuatan yang namanya sihir dan itu hukumnya haram"...... setelah itu saya terbangun dari meditasi saya, saya tercengang.... Yaa Robb....,berarti benar kata Ibnul qoyyim Aljauziyah dalam kitabnya, bahwa sihir adalah perpaduan antara energi alam dan roh-roh jahat (jin).

Pengalaman di atas benar saya alami dan saya lakukan, lalu apa kesimpulannya :

- Semua energi metafisika apapun sebutannya ( Tenaga dalam, prana, chi, ki, mana, nur, aura dll adalah menjadi sebab kendaraan syetan untuk menciptakan sihir)
- jujur energi ini bisa dirasakan, getarannya, rasanya, setiap orang bisa merasakan dengan teknik tertentu)
- jadi semua orang yang mempraktekkan,melatih energi tenaga dalamnya, pada hakikatnya sedang mengumpulkan energi kekuatan sihir di dalam tubuhnya, karena bangsa jin bisa masuk melalui latihan ini.
- kenapa sihir? ya! karena pada akhirnya energi ini bisa divisualisasikan untuk berbagai keperluan yang melanggar batas syariat, Bisa digunakan untuk bertelepati mempengaruhi fikiran orang lain, bisa untuk mengirimkan visualisasi penyerangan secara goib, menciptakan aneka bentuk perwudun goib, seperti harimau, singa, dll bisa untuk di alirkan menjadi kekebalan tubuh, bisa digunakan untuk mempengaruhi seseorang agar jatuh cinta, bisa digunakan untuk menembus dimensi alam gaib, alam jin, siluman dll Pertanyaanya Adakah dalam syariat agama kita di dalam al-quran ataupun hadits yang mengajarkan hal2 tersebut di atas? Tidak ada! maka sudah jelas semua itu permainan syetan jenis jin..... wallahu 'alam

Maaf- saya tidak sedang menyudutkan suatu pihak saya hanya bercerita tentang pengalaman saya, semoga bisa diambil manfaatnmya bagi sahabat yang ingin memurnikan aqidah, ingin berIslam secara Kaffah, cukuplah al-Quran dan sunnah solusi hidup kita!

Barakallahufikum, wasalamu'alaikum

Abi Faqieh Elwastafy (dulu bernama Ki Maulana Cakra)
untuk semua yang pernah menjadi muridku, bertaubatlah dan buanglah semua ilmu-ilmu kalian, dan mohon maaf atas kesalahan dan kebodohanku!

Selasa, 14 Maret 2017

Diagnosa Emosi Negatif

*Pakar Jepang menuliskan...80% org sakit bukan karena fisiknya tapi karena EMOSInya.*
 
*(PIKIRAN NEGATIF TERNYATA TIDAK BAIK BAGI KESEHATAN.)*

*1. MARAH*😡😾👈 selama 5 menit akan menyebabkan *sistem imun* tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam.

*2. DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN* 😩😭👺😟akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti *STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan/ penyumbatan pembuluh darah).* 👹💀👹

*3. Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS,* 🙅🙍😣maka kita sering mengalami *GANGGUAN PENCERNAAN..*

*4. Jika kita sering merasa KHAWATIR*,😥😖😁 maka kita mudah terkena *penyakit NYERI PUNGGUNG*.

*5. Jika kita MUDAH TERSINGGUNG,* 👊💪maka kita akan cenderung terkena penyakit *INSOMNIA (Susah Tidur)*. 💀😴

*6. Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN*,😯🙊 maka. kita akan terkena *GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.* 👎

*7. Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN*, 😱😵 maka kita akan mudah terkena penyakit *GINJAL.*

*8. Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING*, 😠😒 maka kita akan mudah terkena *DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).*

*9. Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH*, 😡👺maka kita bisa rentan terhadap penyakit *HEPATITIS.*

Sumber : Buku *“The Healing & Discovering the Power of the Water”.* (by : Dr. Masaru Emoto)

Senin, 13 Maret 2017

Inti Ruqyah Sebenarnya

Berikut ihtiar(usaha)yg semestinya di lakukan oleh seseorang
Yg di coba dgn sihir,untuk mencapai kesembuhan dari Allah azzawajal
======================================
# TAUBAT:70% dari jalan !enuju kesembuhan.

Ya..taubat,..jika dahulu sudah pernah berobat ke dukun,kikun,uskun..dll dan sejenis nya maka lakukan setiap malam,ketika hendak tidur solat taubat 2 rakaat,kemudia mohon ampun kepada Allah azzawajal.akan semua dosa syirik yg sudah pernah kita lakukakan,usahakan menangis...dan berjanjilah kpd allah...untuk tidak mengulanginya lagi.

-Senantiada membaca Al-quran,
Ya..membaca al-qur'an paling kurang 1 juz 1 hari...tidak mesti sekali duduk..yg penting satu hari habis 1 juz.(boleh lebih)..sebelum membaca...mohon do'a...ya..allah..jadikanlah setiap huruf yg aku baca ini..dapat melemahkan jin dalam tubuh ku,..kemudia cabutlah kesombongan dalam hati nya..berilah dia hidayah islam,dan..lembutkanlah hati jin ini keluartkanlah mereka semua dari tubuhku

-zikir pagi- petang

Lakukanlah jikir pagi-petang rutin jangan sampai tinggal(walau dalam keadaan haid sekalipun) lebih bagus (di hafal) karna zikir ini biiznillah akan menjaga kita dari gangguan jin...lebih lengkap nya silahkan di baca di buku zikir pagi-petang..hadist nya sohih insya allah.

-Ruqyah mandiri

Ya..Senantiasa Ruqyah mandiri,ya...jin lebih takut..kita ruqyah mandiri ketimbang terus bergantung di ruqyah orang lain..bukan berarti tidak boleh di ruqyah orang lain, tapi si peruqyah itu..tidak mungkin full senantiasa mengawal kita dan sempat meruqyah kita tiap hari...
dgn ruqyah mandiri..jin/syetan akan merasakan serangan setiap saat..akhirnya akan bertaubat..atau keluar..dari tubuh kita.

-Meruqyah air serta mendengar mp 3 Ruqyah

Ya...meruqyah benda cair seumpama air,minyak zaitun,habbat,boleh juga di campur dgn serbuk bidara  serta rutin minum air tsb,do'a lah ya..allah jadikanlah setiap partikel dalam air ini menjadi Racun untuk syetan yg ingkar lagi sombong di tubuhku ini.
Mendengr mp3 Ruqyah juga salah satu terapi gangguan jin,agar syetan itu di serang dari segala arah,..jangan lupa berdo'a sebelum mendengar nya.
===========================

# minum herbal sunnah hal ini hanya 20% dari kesembuhan

Ya..herbal sunnah yg di berkahi,yg telah di sebutkan dalam al-qur'an,dan hadist-hadist nabi,se umpama,zaitu,kurma,habbatussauda,daun bidara dll apalagi herbal tsb sudah di ruqyah,efek nya pasti lebih dahsyat baik untuk penyakit medis / apalagi non medis,
Sekarang sudah mudah menemukan nya karna memang sudah di kemas menjadi teh bidara misanya,serbuk bidara,kapsul bidara dll
==============================

#. Minta di ruqyah oleh ust yg sudah
berpengalaman di bidang nya..hal ini hanya 10% dari kesembuhan.

Kenapa..karna tidak semua kasus sihir/gangguan jin yg bisa si pasien tangani,..jenis sihir itu bertingkat2...dan ada beberapa teknik terkadang yg harus di gunakan dalam menghadapi jenis sihir itu...sedang si pasien belum bgt faham akan penggunaan teknik tsb...apalagi belum pernah mengikuti training Ruqyah syar'iyyah..

-menghisab diri sendiri...

Maksud nya yaitu..nilailah diri kita sendiri,..sesudah melakukan hal di atas ternyata belum sembuh juga

PASTI KITA BERTANYA...KENAPA YA...AKU BELUM SEMBUH-SEMBUH JUGA....PADAHAL SUDAH BANYAK USTD YG HEBAT KUDATANGI,RUQYAH MANDIRI SUDAH,ZIKIR SUNNAH SUDAH,SOLAT TAUBAT SUDAH,BACA AL-QUR'AN RUTIN......
TAPI KENAPA BELUM SemBUH JUGA..YA....??????

Ya...ingat ingat...dulu pernah ke dukun...?adakah jimat yg dikasih..?belum engkau hancurkan dan bakar..?apakah aku masih terlibat RIBA..dg banyak kredit sana sini...?hartaku banyak/sedikit,apakah aku pelit tak pernah sedekah,..aku bajuku bagus-bagus mahal...apakah sesuai dgn kehendak Allah Azzawajal..(maksud nya baju syarii)
Baju yg kupakai sudah menutup seluruh tubuhku...tanya..?menutup ,apa membungkus aurat..?

Adakah aku berdosa dgn ibu kandungku,ibu mertuaku,..?atau jangan-jangan aku tak pernah memgunjungi mereka..sehingga mereka tidak rido kepada ku..? Apakah aku dgn suami ku durhaka..?sering melawan dan membantah nya..yg aku belum minta maaf kpd nya....(bgt jugam sebalik nya)yg belum pernah aku mohon maaf kepada nya..!

Apakah aku pernah menyakiti orang lain yg belum aku minta maaf...sehingga dia dendam sampai sekarang...kepada ku..?bagai mana Qolbu ku(hati ku) adakah masih dendam dan marah sama si dia....?siapa saja....sudahkah aku minta maaf..?
Intinya..adalah....perbaiki..diri kita dgn sesama manusia..kemudian perbaiki diri kita dgn ALLAH...serta bersihkan hati ...kemudian

MENANGISLAH DI ATAS SAJADAH MU..MENGADULAH AKAN SAKIT MU KEPADA ALLAH..MINTALAH....INSYA ALLAH TIDAK MUNGKIN ALLAH TIDAK MENGABULKAN DO'A MU....CEPAT ATAU LAMBAT...ENGKAU AKAN SEMBUH...KEMUDIAN BERSABAR LAH..AKHI../UKTI....KESEMBUHAN AKAN MENGEJAR MU...

Ditulis oleh
Al-faqqir Ali Khairul Azzam
Salam Tauhid dari aceh

Minggu, 05 Maret 2017

Kenapa ga sembuh ketika berobat

*Pengobatan Medis & Al Qur'an, Beda Tapi Sama*
=======================================
🍃 Ada pertanyaan: "Sampai kapan saya harus melakukan ruqyah mandiri?". Ada pula yang bertanya: "Saya sudah diruqyah dan melakukan ruqyah mandiri. Tapi Kenapa gangguannya kembali saya rasakan?".

👉 Yg harus kita pahami pengobatan Al Qur'an dan medis itu berbeda, tapi juga sama. Yang sama adalah tabi'atnya. Jangan salah paham, menganggap sekali diruqyah sudah kebalbdari gangguan jin dan sihir.

💊 Jika sakit medis bisa kambuh lagi, jin pun bisa masuk lagi. Karna itulah dlm pengobatan medis biasanya seorang dokter akan mmberikan resep unuk diminum di rumah agar pasien bisa menagatasi masalah atau penyakitnya jika kambuh di rumah  Bahkan, kadang saat diobati tidak serta serta merta sembuh. Karena itu dokter memberikan resep obat agar diminum di rumah, kemudian menyarankan menjauhi makanan dan minuman tertentu, jika tdk dilakukan jgn salahkan dokter jika sakitnya kambuh lgi atau tak kunjung sembuh.

📖 Begitupun dgn ruqyah, peruqyah hendaknya memberikan bekal ruqyah mandiri untuk mengatasi gangguan jika jin mengganggu lagi atau sihir dikirim lagi, kadang kesembuhan barulah menyapa ketika pasien rutin ruqyah mandiri di rumah dan menyarankan jauhi maksiat, menutup aurat, menjaga ibadah, dll agar gangguan tidak kambuh lagi, jika tdk jgn salahkan ruqyah atau peruqyah jika jin masuk lagi.

💊 Kemudian dokter juga biasanya menyarankan agar pasien merubah pola hidupnya, berpindah atau hijrah ke pola hidup bersih dan sehat, jika tdk dilakukan jgn salahkan dokter jika sakitnya tambah parah.

📖 Begitupun dgn ruqyah, pasien hendaknya merubah pola hidupnya atau hijrah ke POLA HIDUP SESUAI SUNNAH.

Jangan merasa aman dr gangguan syaitan, apalagi jika antum mau hijrah, syaitan tak akan tinggal diam, bahkan kadang gangguannya berubah, dibuat menjadi sombong dgn hijrahnya. Hati2, karena sifat sombong itu Iblis dilaknat oleh Allah. Iblis sombong karena ia berilmu dan diciptakan dari nyala api, sementara jika manusia sombong itu karena kebodohannya padahal diciptakan dari tanah. Maka sejatinya, ilmu itu membuang kita semakin sadar kebodohan kita dan semakin takut kepada Allah.

Istiqomahlah, teruslah lakukan ruqyah mandiri baik untuk perlindungan maupun pengobatan, hingga Allah ridho dan memberikan kesembuhan, jangan putus asa dengan rahmat Allah. Apalagi jika penyakit atau gangguan yg dialami karena maksiat yang dilakukan belasan bahkan puluhan tahun, apakah adil ingin sembuh hanya dengan 1 atau 2x ruqyah? Jika ke dokter saja kita tak pernah bosan, maka lebih lagi brobat dengan Al Qur’an.

Istiqomaah, wahai hamba Allah. Karena jika seseorang ingin jadi hamba Allah, konsekuensinya ia siap menjadi musuh syaitan. Ingat permusuhan kita dgn iblis sudah dimulai sejak zaman Nabi Adam hingga kiamat. Tidak ada gencatan senjata. Hanya orang sombong yg tak mau berlindung pada Allah.

Wallahu a'lam.

Muhibbukum fillah,  Ahyar Al Banjary.

Sabtu, 04 Maret 2017

Ruqyah obat dan air minum

🍯🍀📖🍯🍀📖🍯🍀📖🍯🍀
[SERIAL TERAPI QURAN]

*Mengapa HERBA dibacakan QURAN sebelum di MINUM?*

_"ALLaah jadikan kesembuhan itu ada  pada QURAN dan MADU". (HR. Ibnu Majah)_

🍀Herba adalah termasuk zat _thoyyibaat_ yang ALLaah swt berikan kepada manusia dalam rangka memuliakan diri kita.

Surat Al-Isra' 70:

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا

_Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan._

📖 Dan Al-Quran adalah kalimat-kalimat ALLaah swt yang _thoyyibah_ yang menjadi tunduk semua makhluk dengan perintahNya, terlindungi makhluk dengan perlindunganNya, terkalahkannya semua makhluk dengan kekuatanNya.

🍇Semua yang ALAMI yang kita KONSUMSI, madu-herba-sayur-buah mengandung JUTAAN SEL2 yang itu adalah TENTARA ALLAAH.

🍒Yang di dalam TUBUH kita akan BERJUANG, BEKERJA KERAS MEMPERBAIKI KERUSAKAN-KERUSAKAN dan BERPERANG MELAWAN "MUSUH2" seperti virus, bakteri jahat, dan lain-lain.

👮Sebagaimana TENTARA sebelum pergi BERJUANG diberi MOTIVASI LANGSUNG dengan AYAT-AYAT ALLAAH SWT maka BIIDZNILLAAH akan memiliki KEKUATAN yang BERLIPAT-LIPAT BESARnya.

📖Dan Al-Quran sebagaimana JANJI ALLAAH swt bahwa dijadikan sebagai SYIFA.. maka kita minta kepada ALLaah swt agar setiap huruf Al-Quran yang kita baca menjadi SYIFA, HIDAYAH, FURQON, PERINGATAN dan CAHAYA bagi diri kita dan SEMUA yang ada di dalam diri KITA.

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

_BismiLLaah..._

Semua herba yang mau di konsumsi, *bacakan* terlebih dulu *beberapa kali* lalu *tiupkan ke herba* nya:

✅Alfatihah
✅Ayat kursi ( Qs. 2: 255)
✅3 surat terakhir
✅Qs. 21:83, Qs. 38:41
✅Doa memohon kesembuhan terbaik dari ALLaah

____________________________

*DOA MOHON KESEMBUHAN*

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

_“Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR Bukhari dan Muslim)._

🍯🍀📖🍯🍀📖🍯🍀📖🍯🍀

www.terapiquran2015.blogspot.com

Pengobatan dengan tanah

*-Pengobatan dengan  metode tanah*-

بِسْمِ اللهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا، بِرِيْقَةِ بَعْضِنَا، يُشْفَى سَقِيْمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
“Dengan menyebut Nama Allah, (debu) tanah bumi ini dengan air ludah sebagian di antara kami dapat menyembuhkan penyakit di antara kami dengan seizin Robb kami.” (HR. Bukhari).
Penjelasan para ulama
Penjelasan para ulama menunjukkan bahwa hadits tersebut adalah makna dzahirnya. Bukan takwil atau atau tidak percaya dengan berkata: “masa’ sih tanah dan air ludah yang kotor, jadi obat luka, mungkin ada takwil yang lain”.

Ibnu hajar Al Asqalani rahimahullah menukil perkataan Imam An-Nawawirahimahullah,

معنى الحديث أنه أخذ من ريق نفسه على إصبعه السبابة ثم وضعها على التراب فعلق به شيء منه ثم مسح به الموضع العليل أو الجريح قائلاً الكلام المذكور في حالة المسح

“Makna Hadits bahwa beliau mengambil air ludah dengan jari telunjuknya kemudian meletakkan (menempelkannya) ke tanah, maka akan ada tanah yang menempel kemudian mengusap tempat yang sakit atau luka sambil mengucapkan doa ketika mengucapkannya.”[1]

Begitu juga penjelasan dari Al-Lajnah Ad-Daimah (semacam MUI di Saudi),
هذا الحديث على ظاهره، وهو أن يعمد الراقي إلى بلِّ أصبعه بريق نفسه، ثم يمس بها التراب ، ثم يمسح بأصبعه على محل الوجع قائلاً هذا الدعاء
“Hadits ini bermakna dzahir, yaitu peruqyah (yang mengobati) membasahi jarinya dengan air liur, kemudian mengusap jari tersebut ke tempat yang sakit sambil mengucapkan doa tersebut.”[2]

Tentu saja tanah yang dimaksud adalah tanah yang alami, murni yang bersih bukan buatan atau sudah ada kontaminasi seperti tanah debu di lantai atau keramik.

Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah menjelaskan,
ولا يكفي البلاط ولا الفراش، ولا السرير ولا غير ذلك مما ليس بتُراب يَعْلَقُ باليد. والله أعلم
“Tidak boleh dengan debu tanah lantai, tikar atau kasur karena bukanlah tanah yang bisa ditempelkan jari.”[3]
Kemudian dijelaskan juga bahwa maksud tanah di sini adalah tanah secara umum di mana saja, bukan tanah khusus di  Kota Madinah saja.

وأكثر العلماء على أن هذه الصفة عامة لكل راقٍ ولكل أرض. وذهب بعضهم إلى أن ذلك مخصوص برسول الله وبأرض المدينة . والصحيح هو الأول
لعدم المخصص

“Mayoritas ulama berpendapat bahwa air liur di sini bagi siapa saja dan debu tanah di mana saja. Sebagaian berpendapat hal tersebut khusus bagi tanah Madinah saja, akan tetapi yang shahih pendapat pertama yaitu tidak ada kekhususan.”[4]
Pendangan secara medis

Kami belum menemukan penelitian ilmiah dalam hal ini, akan tetapi penelitian ilmiah bukan segalanya. Jika memang pengobatan tersebut manjur dan terbukti ampuh pada hampir semua orang, maka penelitian ilmiah yang belum bisa menelitinya karena keterbatasan ilmu peneliti.
Sebagaimana dahulu juga melakukan berbagai macam percobaan dengan pengobatan kemudian berhasil. Maka didalami oleh bebeapa orang yang disebut sebagai thabib. Mereka berdasarkan pengalaman yang teruji dan pengetahuan yang turun menurun.

Dari beberapa sumber Disebutkan beberapa penelitian (kami juga belum menelaah langsung, jika ada harap memberi tahu) bahwa air liur yang dihasilkan oleh manusia mengandung penghilang (penenang) yang kuat terhadap rasa sakit. Beberapa penelitian ilmiah menjelaskan bahwa kelenjar ludah manusia menghasilkan sekitar satu liter air liur per harinya, aliran dan gerakan air liur bisa membasmi kuman-kuman (disinfektan) dan menyimpan mineral penting untuk gigi seperti kalsium, fluorida, fosfat, dan magnesium.

Demikian juga tanah, dari beberapa sumber disebutkan bahwa  tanah bisa menjadi media yang baik bagi air ludah untuk penyembuhan. Wallahu a’lam
Kesalahan memahami thibbun nabawi
Setelah mendengar hadits ini dan penjelasan ulama, jangan kita ambil kesimpulan prematur yang berakibat gagal paham. Jangan kita mengeneralisir, semua luka bisa sembuh dengan tanah dan campur air liur.

Misalnya  ada luka besar dan robek, tidak mau dijahit (anti terhadap kedokteran modern),malah ditutup campuran tanah dan air ludah.
Perlu kita ketahui bahwa contoh-contoh pengobatan dalam hadits masih bersidat general. Perlu dirinci lagi dan dijelaskan oleh thabib pada zamannya atau orang yang memiliki ilmu thabib tersebut.
Kita ambil contoh madu dan habbatus sauda, maka ini masih bahannya saja yang disebutkan dalam hadits, perlu tahu cara meraciknya, komposisi, campuran, indikasi dan kontraindikasinya. Ibaratnya baru disebutkan saja bahwa buah merah bermanfaat mengurangi lemak. Akan tetapi ini tentu perlu tahu cara meracik, komposisi dan lain-lainnya.
Begitu juga dengan pengobatan dalam hadits, hanya contoh general saja. Bagaimana cara tahu rinciannya, perlu ilmu thabib dan pengalaman mereka. Atau dengan penelitian ilmiah. Wallahu a’lam

Memang bahan-bahan thibbun nabawi dalam Al-Quran dan Sunnah masih bersifat umum, sehingga perlu penelitian dan pengalaman thabib agar menjadi obat. sebagaimana penjelasan dalam hadits berikut.
عَنْ سَعْدٍ، قَالَ: مَرِضْتُ مَرَضًا أَتَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُنِي فَوَضَعَ يَدَهُ بَيْنَ ثَدْيَيَّ حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَهَا عَلَى فُؤَادِي فَقَالَ: «إِنَّكَ رَجُلٌ مَفْئُودٌ، ائْتِ الْحَارِثَ بْنَ كَلَدَةَ أَخَا ثَقِيفٍ فَإِنَّهُ رَجُلٌ يَتَطَبَّبُ فَلْيَأْخُذْ سَبْعَ تَمَرَاتٍ مِنْ عَجْوَةِ الْمَدِينَةِ فَلْيَجَأْهُنَّ بِنَوَاهُنَّ ثُمَّ لِيَلُدَّكَ بِهِنَّ

 “Dari Sahabat Sa’ad mengisahkan, pada suatu hari aku menderita sakit, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjengukku, beliau meletakkan tangannya di antara kedua putingku, sampai-sampai jantungku merasakan sejuknya tangan beliau. Kemudian beliau bersabda, ‘Sesungguhnya engkau menderita penyakit jantung, temuilah Al-Harits bin Kalidah dari Bani Tsaqif, karena sesungguhnya ia adalah seorang tabib. Dan hendaknya dia [Al-Harits bin Kalidah] mengambil tujuh buah kurma ajwah, kemudian ditumbuh beserta biji-bijinya, kemudian meminumkanmu dengannya.”[5]
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tahu ramuan obat yang sebaiknya diminum, akan tetapi beliau tidak meraciknya sendiri tetapi meminta sahabat Sa’ad radhiallahu ‘anhu agar membawanya ke Al-Harits bin Kalidah sebagai seorang tabib. Hal ini karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya tahu ramuan obat secara global saja dan Al-Harits bin Kalidah sebagai tabib mengetahui lebih detail komposisi, cara meracik, kombinasi dan indikasinya.
Ibnu hajar Al-Asqalani rahimahullahu berkata,
فقد اتفق الأطباء على أن المرض الواحد يختلف علاجه باختلاف السن والعادة والزمان والغذاء المألوف والتدبير وقوة الطبيعة…لأن الدواء يجب أن يكون له مقدار وكمية بحسب الداء إن قصر عنه لم يدفعه بالكلية وإن جاوزه أو هي القوة وأحدث ضررا آخر

 “Seluruh tabib telah sepakat bahwa pengobatan suatu penyakit berbeda-beda, sesuai dengan perbedaan umur, kebiasaan, waktu, jenis makanan yang biasa dikonsumsi, kedisiplinan dan daya tahan fisik…karena obat harus sesuai kadar dan jumlahnya dengan penyakit, jika dosisnya berkurang maka tidak bisa menyembuhkan dengan total dan jika dosisnya berlebih dapat menimbulkan bahaya yang lain.”[6]

Thibbun nabawi juga butuh keyakinan dan keimanan ketika berobat dengannya
thibbun nabawi adalah ibarat pedang yang tajam, hanya saja tangan yang memegang pedang tersebut juga harus kuat dan terlatih. Demikianlah jika kita berobat dengan thibbun nabawi, ada unsur keimanan dan keyakinan orang yang mengobati serta orang yang diobati tidak semata-mata sebab-akibat saja.

Bisa kita lihat dalam kisah sahabat Abu Sa’id Al-Khudri yang meruqyah orang yang terkena gigitan racun kalajengking dengan hanya membaca Al-Fatihah saja. Maka orang tersebut langsung sembuh. Sebagaimana dalam hadits
عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانُوا فى سَفَرٍ فَمَرُّوا بِحَىٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فَاسْتَضَافُوهُمْ فَلَمْ يُضِيفُوهُمْ. فَقَالُوا لَهُمْ هَلْ فِيكُمْ رَاقٍ فَإِنَّ سَيِّدَ الْحَىِّ لَدِيغٌ أَوْ مُصَابٌ. فَقَالَ رَجُلٌ مِنْهُمْ نَعَمْ فَأَتَاهُ فَرَقَاهُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَبَرَأَ الرَّجُلُ فَأُعْطِىَ قَطِيعًا مِنْ غَنَمٍ فَأَبَى أَنْ يَقْبَلَهَا. وَقَالَ حَتَّى أَذْكُرَ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم-. فَأَتَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ. فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا رَقَيْتُ إِلاَّ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ. فَتَبَسَّمَ وَقَالَ « وَمَا أَدْرَاكَ أَنَّهَا رُقْيَةٌ ». ثُمَّ قَالَ « خُذُوا مِنْهُمْ وَاضْرِبُوا لِى بِسَهْمٍ مَعَكُمْ »

Dari Abu Sa’id Al-Khudri, bahwa ada sekelompok sahabat Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dahulu berada dalam perjalanan safar, lalu melewati suatu kampung Arab. Kala itu, mereka meminta untuk dijamu, namun penduduk kampung tersebut enggan untuk menjamu. Penduduk kampung tersebut lantas berkata pada para  sahabat yang mampir, “Apakah di antara kalian ada yang bisa meruqyahkarena pembesar kampung tersebut tersengat binatang atau terserang demam.” Di antara para sahabat lantas berkata, “Iya ada.” Lalu ia pun mendatangi pembesar tersebut dan ia meruqyahnya dengan membaca surat Al Fatihah, pembesar tersebutpun sembuh. Lalu yang membacakan ruqyah tadi diberikan seekor kambing, namun ia enggan menerimanya -dan disebutkan-, ia mau menerima sampai kisah tadi diceritakan pada

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu ia mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakan kisahnya tadi pada beliau. Ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidaklah meruqyah kecuali dengan membaca surat Al Fatihah.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas tersenyum dan berkata, “Bagaimana engkau bisa tahu Al Fatihah adalah ruqyah?” Beliau pun bersabda, “Ambil kambing tersebut dari mereka dan potongkan untukku sebagiannya bersama kalian.”[7]
Jika ada orang yang terkena penyakit yang sama disengat kalajengking atau yang lebih ringan misalnya disengat tawon, kemudian ada yang membacakan Al-fatihah ternyata tidak sembuh. Maka jangan salahkan Al-Fatihah jika tidak sembuh tetapi salahkan tangan yang tidak mahir serta kuat memegang pedang yang tajam. Jika iman, amal dan tawakkal sebaik Abu Sa’id Al-Khudri maka kita bisa berharap penyakit tersebut sembuh.

Begitu juga dengan Air zam-zam yang didalam hadits adalah sesuai dengan niat orang yang meminumnya baik berupa kesembuhan, kepintaran dan pemenuhan hajat.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
زَمْزَمُ لِمَا شُرِبَ لَهُ

“Air zamzam itu sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya”.[8]
Tabi’in Ahli tafsir, Mujaahid rahimahullah berkata,
ماء زمزم لما شرب له، إن شربته تريد شفاء شفاك الله، وإن شربته لظمأ أرواك الله، وإن شربته لجوع أشبعك الله، هي هَزْمة جبريل وسُقيا الله إسماعيل.

“Air zamzam sesuai dengan apa yang diniatkan peminumnya. Jika engkau meminumnya untuk kesembuhan, maka Allah akan menyembuhkanmu. Apabila engkau meminumnya karena kehausan, maka Allah akan memuaskanmu. Dan apabila engkau meminumnya karena kelaparan, maka Allah akan mengenyangkanmu. Ia adalah usaha Jibril dan pemberian (air minum) Allah kepada Isma’il”.[9]
Ibnul-Qayyim rahimahullah telah membuktikan mujarrabnya air zam-zam, beliau berkata,
وقد جرّبت أنا وغيري من الاستشفاء بماء زمزم أمورا عجيبة، واستشفيت به من عدة أمراض، فبرأت بإذن الله

“Sesungguhnya aku telah mencobanya, begitu juga orang lain, berobat dengan air zamzam adalah  hal yang menakjubkan. Dan aku sembuh dari berbagai macam penyakit dengan ijin Allah Ta’ala”[10].
Jika ada orang di zaman ini sakit, kemudian minum air zam-zam dan ternyata tidak sembuh-sembuh walaupun sudah banyak dan lama meminumnya. Maka jangan salahkan Air zam-zam.

[1] Fathul Baari 10/208, Darul ma’rifah, Beirut, 1379 H, syamilah
[2] Fatwa Al-Lajnah no. 19304
[3] Sumber: http://ibn-jebreen.com/fatwa/vmasal-2671-2953.html
[4] Fatwa Al-Lajnah no. 19304
[5]  HR. Abu Dawud no.2072
[6]  Fathul Baari  10/169-170, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379 H, Asy-Syamilah
[7]  HR. Bukhari no. 5736 dan Muslim no. 2201
[8]HR. Ibnu Majah dalam Sunan-nya 2/1018 dishahihkan oleh Al-Albani dalamIrwaaul-Ghaliil fii Takhriiji Ahaadiitsi Manaaris-Sabiil, 4/320
[9]  HR. ‘Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf 5/118
[10] Zaadul-Ma’ad 4/393.

http://www.cintaruqyah.com/aplikatif-ruqyah-dengan-tanah/

✍� editor : hari efendi wijaya

Gabung di Grup Ruqyah Syar'iyyah
Ketik nama lengkap - daerah
Ikhwan ke +6282334411111
Akhwat ke +62 812-8628-1910
Fb Ruqyah Syar'iyyah Kalimantan

Kurikulum Materi:
- Sabtu *[Materi Umum/hadits/keluarga]* 
- Ahad *[Materi Thibbunabawi/Ruqyah]*
- Senin *[Materi Kesehatan Wanita]*
- Selasa *[Materi Aqidah]*
- Rabu *[Materi Kesehatan Umum/Materi Tazkiyyatun nufus]*
- Kamis *[Adab/akhlak]*
- Jumat *[Materi fiqih]*

Jumat, 03 Maret 2017

Ruqyah di cintai jin

*Dicintai Jin??*

*Mungkin Bukan Itu, tapi .....*

Salah satu vonis 'menakutkan' yang biasa disampaikn peruqyah adalah, _pasien sdg dicintai oleh jin._

Vonis ini kadang membuat kita semakin ketakutan dan buntu jalannya.

Kadang kesimpulan diambil dari data fisik spt bercak kebiruan dipaha, berat di paha kiri, mimpi lawan jenis hingga berhubungan badan dlm mimpi, hilangnya hasrat pada pasangan dll.

Pemberian Label dicintai jin bukan lah hal ringan bagi pasien, karena tentu tidak terbayang bagaimana hal itu terjadi. dan bagaimana jalan keluarnya.

Ada hal penting yg perlu dikaji dalam cara memberikan vonis ini, _apakah vonis dan terapinya akan membawa pada kebaikan bagi pasien?_

_*Kebaikan diujungnya adalah target dalam terapi ruqyah, tidak semata mata kesembuhan dari gangguan.*_

Kebaikan apa yang bisa kita lakukan dalam ujian ini.?

Amal Sholih apa yang bisa dilahirkan dalam musibah ini?

Musibah akan berakhir dengan kesembuhan ataukah berakhir dengan amal sholih yang istoqomah?

Agar sakit dan gangguan berakhir dengan kebaikan, _ada baiknya kita ubah cara menyimpulkan gangguannya._

Misalnya dalam kasus dicintai jin.....

*pak saya setiap hari mimpi bertemu laki laki dan melakukan hubgn badan, apakah saya disukai jin?*

Mungkin bukan itu...

_Apakah ibu telah memaafkan suami, apakah ibu masih suka berandai andai jika memiliki suami jauh lebih baik._

*pak sy mimpi ada laki2 yg mendatangi sy.*

bukan itu, tapi...

_apakah ibu telah berlapang dada mencintai suami?_

*Pak sy selalu gagal melayani suami.*

mungkin bukan itu...

_apakah ibu masih kecewa pd beliau?_

*pak, sy selalu konflik dg suami*

mungkin bukan itu, tapi...

_apakah ibu sdh bersyukur pada suami,_

_apakah ibu masih sering membandingkan suami dengan mantan pacar ibu diwaktu muda dulu?_

*pak kenapa saya mudah sekali jatuh hati padahal sy sudah bersuami?*

mungkin bukan itu, tapi.....

_apakah ibu pernah kecewa pada ayah, atau cinta pada suami belum pernah muncul lalu berandai andai, punya suami yang ideal?_

*pak saya susah mendapatkn jodoh dan selalu gagal, katanya saya disukai jin?*

mungkin bukan itu, tp...

_apakah mba biasa berfantasi?_

_apakah mba pernah dendam pada ayah?_

_apakah mba selalu ingin bhw calon mba *Harus* spt ayah mba?_

dan seterusnya

Dengan cara pandang seperti ini maka kita akan _tahu apa yang harus kita benahi dalam hidup ini._

_*ada keburukan tersembunyi yang pernah kita lakukan dan perlu dibenahi.*_

قُلْ اِنْ تُخْفُوْا مَا فِيْ صُدُوْرِكُمْ اَوْ تُبْدُوْهُ يَعْلَمْهُ اللّٰهُ  ؕ  وَيَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ  ؕ  وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Katakanlah, *"Jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya."* Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
[QS. Ali 'Imran: Ayat 29]

*cara terapinya sederhana :*

_kejujuran tanpa alibi,_

_mohon ampun pada Alloh,_

_lapangkan hati dan bersyukur pada suami/istri/ayah/ibu._

Ya Rabb sebagaimana Engkau Kumpulkan kami bersama keluarga kami didunia ini dalam rahmatMU.

Kumpulkanlah kami di akhirat nanti dalam naungan RahmatMU.

Ya Rabb Rahmatilah kami, perbaikilah urusan kami, dan jadikanlah hari terbaik kami adalah hari dimana kami bertemu denganMU. Aamiin

فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَلَاۤ اَنْسَابَ بَيْنَهُمْ يَوْمَئِذٍ وَّلَا يَتَسَآءَلُوْنَ
Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu (hari Kiamat), dan tidak (pula) mereka saling bertanya.
[QS. Al-Mu'minun: Ayat 101]

Baarakallohu fiikum

M. Nadhif Khalyani
------ RLC-------

video microsoft office word How To Convert a Word documents to PDF NOW

microsoft office word 2007 how to Save as PDF format. microsoft office word How To Convert a Word documents to PDF Video's was published...